Belajar Saham Pemula Apa itu Saham

shoopemall-gratis-ongkir-se-indonesia

IndonesiaNetworks.com– Secara simple saham adalah suatu instrumen berharga dan populer di pasar keuangan, dan merupakan salah satu yang di keluarkan perusahaan untuk mendapatkan pendanaan perusahaan.  Sehingga saham tersebut di perdagangan di pasar saham suatu negara seperti di Indonesai yaitu PT Bursa Efek Indonesia dan menggunakan jasa perantara suatu perusahaan yang di akui dan legal yang di kenal dengan istilah sekuritas.

Jadi saham adalah suatu surat berharga dari suatu perusahaan yang telah diakui oleh suatu negara untuk perdagangannya serta adanya perusahaan sekuritas sebagai perpanjangan untuk seseorang memiliki saham tersebut dengan cara membeli surat saham tersebut dari perusahaan sekuritas tersebut.

Oleh karena itu ketika ingin memiliki saham kita harus memilih perusahaan sekuritas yang menurut anda baik kualitasnya dan dapat di percaya dengan baik, karena di perusahaan sekuritas inilah anda akan melakukan deposito uang anda dan anda gunakan untuk membeli saham di pasar saham harian dan setiap perdagangan di catat oleh sistem yang terkoneksi dengan baik dan ketika di setujui oleh pemilik saham, maka secara otomatis saham berpindah ke akun milik anda di perusahaan sekuritas tersebut dan tercatat saham tersebut milik anda sampai kapanpun.

belajar saham pemula dengan mudah

Saham itu simplenya seperti surat tanah yang anda miliki, sehingga sampai kapanpun saham itu tetap miliki anda sebelum anda setujui untuk di jual kepada pihak lain, selama anda tidak menjualnya kembali di pasar saham melalui aplikasi perusahaan sekuritas yang anda pilih, maka saham itu tidak akan berpindah kepemilikian kecuali kebijakan tertentu yang di setujui negara, namun anda tetaplah pemilik sah saham tersebut.



Bagaimana cara memiliki saham

Cara memiliki saham adalah dengan mendaftarkan diri anda kepada perusahaan sekuritas yang anda pilih, melakukan deposito uang yang anda miliki pada rekening online dari akun aplikasi anda dari perusahaan sekuritas tersebut. Ketika selesai melakukan deposito dan sudah bisa melakukan pembelian saham di pasar saham yang sedang buka maka pilihlah saham perusahaan apa yang akan anda beli misal saham bank bca.

Ketika sudah memilih saham dari perusahaan apa yang anda beli makanya akan ada pilihan jumlah LOT (LOT adalah keterangan kepemilikan saham, seperti surat kendaraan anda memiliki 3 surat mobil toyota). Selanjutnya ada akan melihat harga saham bank bca misal 1 LOT =Rp 35.000,00 ini berarti Rp 3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah). Karena 1 Lot = 100 Lembar Saham jadi harga perlembar saham bank bca adalah Rp 35.000,00 (tiga puluh lima ribu rupia) inilah yang di tampilkan dalam harga suatu saham di pasar modal. Jadi ketika anda membeli 1 Lot saham sama saja anda telah memiliki 100 lembar saham dari suatu perusahaan tersebut.

Kapan Menjadi Rugi

Kerugian terjadi ketika anda tidak bisa mengontrol emosi anda dalam memiliki saham tersebut. Misal anda membeli saham bank bca dengan harga Rp 35.000,00 dengan total 20 LOT = Rp 70.000.000,- dengan harga saham yang sudah anda beli tersebut dan anda tidak melakukan penjualan maka anda belum di katakan rugi atau untung walaupun harga saham dalam beberapa menit kedepan menjadi Naik atau Turun.

Misal turun dari Rp 35.000 mejadi Rp 33.000 secara umum saja orang tidak sekolah iya anda sudah rugi beli 35 sekarang jadi 33 namun ini belum rugi karena anda masih memiliki saham tersebut dan apabila anda jual dengan harga 33 dengan sadar tanpa paksaan tanpa mikir panjang ketika anda takut harganya makin turun dan anda lakukan penjualan saham tersebut. Di situlah anda di nyatakan RUGI istilahnya Capital Loss Turunnya Harga Saham dari harga beli

Kapan Mendapatkan Untung

Kebalikan dari Proses terjadinya untung di kenal dengan Capital Gain Naiknya harga saham dari harga beli. Jika anda setuju melakukan penjualan dengan harga beli 33 ketika harga saham menjadi 40 makanya dengan cepat-cepat anda melakukan penjualan makanya di situlah anda mendapatkan keuntungan dari saham. Namun jika tidak terjadi penjualan walau harga saham sudah tinggi selangit maka anda belum mendapatkan keuntungan dari saham tersebut namun bisa mendapatkan Deviden.



Kapan Memulai Belajar Saham

Jangan terlalu sembrono untuk masuk kedalam pasar modal saham karena pasar modal saham bukan program cepat kaya seperti iklan-iklan katakan, karena pasar modal apapun itu memiliki resiko yang teramat tinggi dan berbahaya untuk keuangan anda jika anda tidak berhati-hati dalam melakukannya.

Jikalau anda ingin masuk mulai dalam pasar modal saham, gunakanlah keuangan dari tabungan mati suri anda atau tabungan yang sudah anda anggap hilang atau uang dingin jika anda mengalami kerugian tidak mengganggu keuangan anda. Jangan gunakan uang dari gaji, uang bayar sewa, uang bayar angsuran rumah atau uang hasil pinjaman online (hutang) anda harus pikirkan bagaimana jika saham yang anda beli jatuh bebas ke harga terendah dan tidak naik dalam 4 minggu atau sama dengan harga anda beli, sedangkan uang harus anda ambil untuk bayar hutang atau lainnya, maka disanalah anda mulai menjadi gila tertekan batin lalu mati suri kesadaran anda dengan cepat tanpa anda sadari.

Berpikirlah cermat dan pelan-pelan dalam pasar modal, jika ingin memulai gunakan dengan modal yang kecil untuk mengenal apa itu saham atau lebih baik ikuti kelas-kelas belajar saham yang tersedia dari suatu badan yang berkompeten di bidang pasar saham.

Jika anda ingin melakukan bisnis dahulu dan gunakan keuntungan bisnis sedikit-sedikit untuk masuk pasar modal itu sudah cara yang baik untuk mengurangi resiko kehilangan uang dengan tinggi, lakukan promosi iklan online disini atau disini dengan mudah dan cepat, semoga artikel ini dengan bahasa yang mudah di pahami mampu menjawab pertanyaan anda selamanya ini.

Baca juga :   Pasang iklan baris gratis tanpa daftar langsung sebar cocok untuk promosi online memulai usaha.

Belajar Saham Pemula Apa itu Saham

Bagikan Link :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hargai Konten. Di Larang Copy Paste. Hubungi Kami Kerja Sama