Baju Bekas Impor di Kalangan Hati Masyarakat Indonesia

Baju Bekas Impor di Kalangan Hati Masyarakat Indonesia

“Tidak Sedikit Tertolong Dengan Keadaan ini, Namun Tidak Sedikit Bencana”

 

Baju bekas import dari luar negeri bisa dikatakan sebagai baju bekas, namun secara pasti apakah ini baju bekas yang berkualitas seperti reject dari pabrik atau baju warga asal negara yang dibuang karena tidak terpakai lagi siapa yang tahu, karena yang kita tahu ini merupakan baju bekas import yang ada dipasar baik itu secara online atau offline di toko – toko yang banyak beredar di indonesia dikatakan sebagai baju bekas premium masih sangat layak digunakan.



Indonesia adalah negara besar yang sangat luas baik secara daratan ataupun lautnya, masih banyak wilayah negara indonesia masuk dalam kategori berkembang tidak sedikit wilayah negara indonesia masih krisis energi seperti listrik, kelangkaan gas LPG ataupun harga yang cukup tinggi dari harga yang ditetapkan.

 

Semua itu bukannya tanpa alasan karena masalah geografis, akomodasi, insfrastuktur suatu daerah menjadi masalah besar belum lagi permintaan pasar yang tinggi membuat oknum-oknum tertentu memanfaatkan momen tersebut untuk mencari keuntungan besar.

 

Dengan polemik hubungan ekonomi masyarakat indonesia, mendorong secara natural untuk bagaimana menjaga pengeluaran setiap keluarga untuk warga negara indonesia dalam berbagai hal. Dengan demikian akan mendorong masyarakat untuk dapat dan bagaimana menggunakan barang yang harga murah kualitas mewah atau layak pakai atau layak digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Oleh sebab itulah masuknya baju bekas import murah kedalam pasar rakyat indonesia menimbulkan pro dan kontra. Dimana secara langsung masuknya baju bekas import ini membantu mereka bisa menggunakan atau memiliki baju yang layak digunakan daripada harus membeli baju baru yang harganya dapat membeli baju impor murah 3 pcs, sedangkan baju baru hanya 1 pcs dan itu dalam kualitas yang biasa saja bahkan tidak nyaman digunakan atau cepat rusak ketika dikomplain “sesuai harga jangan minta lebih”.



Namun di sisi lain, masuknya baju bekas import ini menghancurkan pasar baju dalam negeri karena hilangnya calon pembeli akan banyak perusahaan baju dalam negeri mengurangi tenaga kerja karena kurangnya angka penjualan.

Semuanya ini hanya hukum alam yang tidak dapat kita kuasai, namun bisa menjadi intropeksi diri baik dalam tubuh pemerintah atau perusahaan dan masyarakat. Masyarakat yang memiliki ekonomi menengah kebawah akan berusaha bagaimana melakukan penghematan dengan adanya barang murah dan berkualitas, sehingga barang-barang murahlah akan digunakan dan ini sangat menolong mereka di saat ekonomi sedang melemah.

 

Untuk perusahaan bisa membuat kualitas baju yang baik dan harga bersaing, janganlah terlalu mengambil untung besar pikirkan calon pembeli anda karena mereka bukan orang yang banyak duit untuk membeli produk anda, kecuali sasaran pasar anda adalah orang-orang ekonomi menengah keatas namun janganlah anda ikut serta dalam protes baju impor murah.

 

Untuk Pemerintah Indonesia lakukan kebijakan yang baik karena anda berada diposisi dimana anda maju kena mundur kena, jangan langsung melakukan pelarangan yang dramatis, lakukan peninjuan bila perlu survei. Bagaimana tanggapan masyarakat yang telah membeli baju bekas import ini.



Apabila ingin dihentikan baju bekas import pemerintah sebelum melakukan eksekusi lakukanlah sosialisasi kepada masyarakat dan siapkan produk-produk dalam negeri yang murah dan berkualitas sebagai wadah menyampaikan suara. Negara kita cendrung menjadi negara import mari bersama kita hentikan produk import dengan mendukung produk dalam negeri, siapkan produk yang murah dan berkualitas sehingga mampu bersaing dengan baju bekas import.

 

Akhir kata dari kami semoga artikel ini mampu menjawab.

 

Bagikan Link :

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Hargai Konten. Di Larang Copy Paste. Hubungi Kami Kerja Sama