Bisnis

Pelaut China Akan Segera Melebihi Jumlah Pelaut Filipina : Dari Menteri Luar Negeri Filipina

Menteri luar negari filipina menyampaikan kekesalannya dan memperingatkan bahwa jumlah pelaut china lebih banyak dari pelaut dari filipina dari penyebarannya pelaut china di kapal berbendera non-china melonjak pada tahun 2020. Locsin sebagai menteri luar negeri filipina begitu prihatin mendapatkan laporan lebih dari 120.000 pelaut bertugas di kapal internasional tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Filipina mentweet bahwa “Mereka akan segera mengalahkan pelaut Filipina dalam jumlah banyak. Mengapa kita perlu menjaga dan memperbaiki apa yang salah dengan sekolah maritim kita.” Menurut menlu filipina perlu di kaji ulang dalam kelautan di negera tersebut mengingat tingginya pelaut asal china di negara filipina, memang ini akibat sulitnya melakukan pergantian pelaut di saat pendemi covid-19 untuk mendapatkan pelaut dari negara filipina, terutama untuk kapal pelayaran pertamanya.



Secara keseluruhan, jumlah pelaut China yang terdaftar adalah 1.716.866 pada akhir tahun 2020, meningkat 3,5% YoY, termasuk 258.896 pelaut wanita, menurut laporan yang dirilis oleh pemerintah China. “Ini adalah rekor tinggi baru bagi China untuk mengirim lebih dari 120.000 pelaut ke negara lain tahun lalu, sebuah terobosan bagi kami,” kata Cao Desheng, direktur Administrasi Keselamatan Maritim China, pada konferensi pers, “saat ini, China memiliki pelabuhan terbesar di dunia. kolam pelaut.”

Kekhawatiran ini wajar terjadi di setiap negara karena dominasi pekerjaan sudah hampir di penuhi oleh tenaga kerja asal china, memang negara china memiliki jumlah penduduk yang tinggi sehingga pemerintahaannya melakukan suatu trobosan bagaimana rakyatnya dapat memiliki pekerjaan yang layak dan berbobot. Sehingga dengan dorongan dari pemerintahaan negara tersebut dapat menciptakan lapangan kerja baru di luar negaranya, ini merupakan prestasi yang luar biasa bagi suatu negara tersebut.

Apakah ini sudah terjadi di negara kita indonesia? Apakah jumlah pelaut china sudah memasuki perusahaan pelayaran internasional di indonesia, ini perlu di kaji oleh pemerintahan kita di indonesia agar negara kita tidak di dominasi oleh pelaut dari luar negara indonesia di karenkan masih banyak rakyat kita yang masih membutuhkan pekerjaan baru dan negara indonesia merupakan negara maritim terbesar akan menjadi sasaran empuk bagi perusahaan pelayaran sehingga jangan sampai negara maritim memiliki pelaut bukan dari negara indonesia itu sendiri. Dengan semakin di perluasnya pengetahuan tentang pelayaran dan meningkatkan skill pelaut indonesia kelak mampu mengisi kapal-kapal internasional atau domestik yang ada melakukan bisnisnya di indonesia.

 

NB : Selalu Promosi Bisnis Anda di www.iklanindonesia.com atau www.iklanbarisonline.com. Gratis

Bagikan Link :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hargai Konten. Di Larang Copy Paste. Hubungi Kami Kerja Sama